Wednesday, January 11, 2012

CURANGNYA DUNIA PERBANKAN

Ini catatan curhat saya, terhadap dunia perbankan, mau dibilang konvensional ataupun syariah, ya judulnya sama saja, mereka adalah para rentenir sejati yang hanya memikirkan keuntungan pribadi saja. Mau bank swasta atau bank pemerintah, sama saja kelakuannya. Kalau kita kurang bayar hutang, meski Rp 50,00 (lima puluh perak) pastilah dibungakan oleh mereka dengan bunga beribu2 kali lipat dan penagihan beribu2 kali belum denda, tapi kalau kita kelebihan bayar, prosedurnya MASYA ALLAH, berbelit2 sekali, padahal yang diambil adalah uang kita sendiri (huhuhu....sediiih). Sudah 2 (dua) kali saya kena kejadian begini, dan selalu dalam kasus ketika saya menutup hutang kartu kredit. Yang akhirnya saya malas untuk ambil uang yang tidak seberapa, saya hanya mengharap semoga Allah membalas mereka dengan balasan yang setimpal itu saja.

Cerita lain lagi tentang perbankan ini adalah, sistem pengambilan uang yang selalu harus pake kartu ATM, kalau ATM hilang, uang susah untuk diambil, sekali lagi, MASYA ALLAH. Uang-uang saya, kok ya susah sekali ambil hanya karena ATM ketelingsut, padahal sudah ada KTP, apakah karena zaman sekarang sudah banyak sekali orang jahat pemalsu KTP sehingga prosedur pengambilan uang begitu dipersulit ?

Belum lagi, dengan adanya penjaminan pemerintah yang hanya menjamin simpanan sebesar Rp 200 juta saja, naah, kalau uang kita milyaran di bank? terus bank colaps, duuh enak banget yaa...muter2 duit orang tanpa susah2, terus bank bangkrut tinggal lari aja, sekali lagi MASYA ALLAH.

Pantas saja Allah dan Rasulnya telah mengharamkan riba, ya....karena begini ini..., perbankan seenaknya menghimpun dana masyarakat, seenaknya meminjamkan uang dengan bunga berlipat2, giliran bangkrut lari, terus.. negara yang suruh tanggung jawab, kalau mau ambil uang dipersulit, nagih utang Rp 50 perak aja pake debt collector segede2 gajah, HUH!!!!!, saya nyatakan permusuhan untuk dunia perbankan!!!!!!